Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Curhatan sang Pemberani (?)

Pernah merasa menjadi menyedihkan? Atau menjadi orang yang tidak tau sama sekali kata hati. Apa yang benar-benar di inginkan oleh hati. Aku mudah berubah pikiran. Konyol sekali. Semua yang aku lakukan seperti percuma. Tidak ada gunanya sama sekali. Hari itu aku melihatnya sedang duduk mendengarkan lagu dengan headphone di telinganya. Ia tersenyum dan menggumam. Aku menatapnya dari balik daun taman sekolah dengan majalah yang sengaja ku biarkan terbuka. Mungkin karena merasa diperhatikan, ia menoleh ke arahku. TUHAN... IA MENATAPKU!! Reflek aku mengalihkan mataku kearah majalah terbalik tersebut. Ia tertawa... benar-benar tertawa dengan tingkahku. Ia sangat cantik dalam ekspresi ataupun keadaan apapun juga. Dari belakangpun dia juga terlihat sangat cantik. Apalagi kalau lampu sedang mati, aura kecantikannya bersinar menyilaukan hatiku yang sedang lope-lope di udara #eaa.   “woy, ngapain lu di sini?”kata USB sambil ikut ngintip buku yang Cuma aku liat tanpa membaca. “nih, keren b...

Sejuta Harapan [ palsu ]

Hari ini aku akan menuliskan sebuah kisah klasik. Kanna adalah siswi di salah satu kelas musik. Ia belajar musik dengan hatinya. Kanna adalah pemain tamborin yang handal di kelasnya. Ia benar-benar murid yang sangat ceria. Berbeda dengan Insto, murid yang pendiam penuh dengan misteri kerennya. Hampir semua murid bertekuk lutut menjadi fans setia mengagumi ke-kerenan-nya dan dawai biolanya, kecuali Kanna dan murid laki-laki. Bukannya ia benci, tapi ia hanya tidak tertarik. Kanna menganggap semua temannya sama tanpa harus membeda-bedakan, karena itu ia menjadi pribadi yang di sukai teman-temannya. Fansnya juga nggak kalah banyak, tapi ia cuek menanggapi-nya. “seperti tahun-tahun sebelumnya, kita akan mengadakan pentas musik di awal tahun. Oleh karena itu, saya akan membagi kalian dalam beberapa kelompok musik dengan anggota dua orang anak.” Kata Mr Calpanax menerangkan dengan ke-kharismanya menggeludak area nusantara. Murid-murid terbiasa memasang wajah mupeng (muka-pengen) sambil se...

MOVE ON

Saat hari berganti dengan bulan. Saat hujan berganti dengan pelangi. Detik-demi-detik. Saat duka berganti dengan tawa. Hitam yang menjadi putih. Dan banyak sekali perumpamaan bahagia. Kata bahagia. Susah ah menyebutkannya satu-persatu, repot. Cerita lagi? Tentu, namanya juga angel’s story.   Bermula dari seorang anak manusia yang sederhana yang menghargai kata kesabaran. Ia mempunyai cinta. Entahlah, apa itu bisa dikatakan bahagia. Pop namanya. Ia menyukai seseorang dengan hanya menatapnya. Baginya cinta hanya sesederhana itu. Tanpa perlu berbicara. Penggemar rahasia? “aku bukan seorang penggemar rahasia. Aku hanya menyukainya tanpa mengatakannya.” Kata Pop pada sahabatnya ketika ia menceritakan pujaan hatinya. Bagaimana pula ia bisa mengatakannya, sedang saat bertemu saja kakinya selalu gemetaran minta pulang. Ia sangat menghargai kesabaran. Benar, tidak main-main 3tahun ia menyukai sesosok yang katanya pujaan hatinya itu. Tanpa mengatakannya. Aneh sekali. Sebenarnya, slama in...

Kisah Kakak dan Adik

Ini cinta antara kakak dan adik. Bukan seperti kekasih, tapi sayang antara saudara. Hubungan saudara yang kadang aneh, lucu menyebalkan. Terkadang ada kepuasan tersendiri saat kakak sudah menindas adiknya. Dan perasaan kesal tersendiri pada adek. Nier mempunyai kakak laki-laki bernama Garn. Garn suka sekali menggoda dan menindas Nier. Sedang Nier? Ia baru berumur lima, apa yang ia paham? Ejekan seperti menjadi makanan sehari-harinya. Tapi tanpa perlu bertanya, mereka saling menyayangi sebagai kakak dan adik. Sifat kakaknya yang cuek pada dirinya, tapi tidak pada orang lain membuatnya entahlah apa nama perasaan itu. Marah? Atau kesal. Tidak ada definisi, ia baru berumur lima.         Kau tau, seorang adik kebanyakan akan berada dalam bayang-banyang kakaknya. Meniru apa yang ia lakukan, kesukaan dan apapun. Setelah perang dingin berhari-hari, Nier sampai pada suatu titik dimana Garn menjadi sangat pendiam padanya. Cuek sekali, tak ada ejekan lagi....